Jual-Beli Smartphone Murah di Indonesia

Hanya di sini tempat jual-beli smartphone murah se indonesia raya.

Tempatnya Cewek Bergaul dan Sosialisasi Dengan Teman Lainnya

Di Sini Forum untuk Cewek Juga yang ingin menanyakan atau mengutarakan pendapat atau pengetahuannya supaya tambah pintar dan berani karena emansipasi

Jual Smartphone Samsung TerMurah Se-Indonesia

Ini nih lapak yang jual smartphone samsung Termurah Se-Indonesia Harganya mulai dari 2 Jutaan aja ! Free Ongkir Seluruh Indonesia

Forum Smartphone Indonesia

Forum Kumpul Diskusi Tanya Jawab Para Pengguna Smartphone Yuk Sharing Pengetahuan di sini

Para Wanita Sekarang Beralih Ke Smartphone Jangan Sampai Ketinggalan

Semua Wanita Sedang beralih menggunakan Smartphone Terbaru , yuk Beli Di Sini !

Cerita Awal Mula Brand Crooz

Sekedar sharing agan-agan sekalian, 
ane punya bisnis clothingan yang ane mulai dulu pas ane masih kuliah. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi sebagian orang  

Semua dimulai di tahun 2003, dimana pada saat itu ane sama sekali gak kepikiran kalau Crooz bakalan menjadi suatu bisnis yang terus berkembang sampai saat ini. Dimulai tanpa business plan, tanpa uang pinjaman bank atau manapun, bahkan tanpa dukungan orang tua karena harus selesai kuliah dulu baru boleh mikirin nyari duit 

Awal mulanya ane cuma miikir untuk memenuhi hasrat dan kebutuhan ane akan kaos / printed tshirt yang sesuai dengan selera dan standard ane. Karena boleh dibilang ane cukup pilih-pilih dalam memakai kaos, bahkan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Kalo orang bilang.. passion ane emang di fashion dari jaman dulu.

Sedikit kilas balik, pada waktu SD ane paling suka memakai kaos-kaos bertema team basket yang diimpor langsung dari negeri Paman Sam, begitu juga topi snapback yang pada saat itu kalau “asli” pasti dilihat dari jumlah benang jahitan yang melintang di centong/brim topi itu (9 jahitan baru dibilang asli gan). Dan untuk merek kaos lokal yang ane sukai hanya merek Grifone Street Wear. Begitu beranjak SMP, ditengah trend surf wear (mambo, kuta lines, billabong dll.) yang melanda anak muda pada saat itu, ane malah milih untuk memakai clothingan yang dipake anak-anak skateboard kayak Fuct, Powell Peralta dll, dan ane juga mulai mengoleksi kaos-kaos band cadas yang beraliran hardcore/punk. Hampir setiap dua-tiga bulan sekali ane menyisihkan uang untuk mengirim wesel pos dengan uang dollar untuk order kaos merchandise dari band favorit yang ane dengerin waktu itu. Bisa dibayangin di jaman yang masih gagap internet, ane sampai bela-belain pesan kaos dari katalog yang berbentuk buku yang gak berwarna (very distribution), dan ngirim uangnya pun harus diamplopin lewat kantor pos dan uangnya dibungkus kertas karbon supaya gak ketauan dari luar, belum lagi barang baru datang another 2-3 bulan setelahnya. Sampai ke style fashion nya pun ane ikutin gan, sepatu Vans old-skool yang dipakai Ian MacKaye pada salah satu foto dalam cover albumnya Minor Threat gak ketinggalan ane order (dulu ane beli pas diskon harganya kalau di kurs in cuma +/- Rp30.000). 

Pada waktu kuliah, kondisi udah mulai berubah. Nilai kurs tukar Rupiah naik drastis dari yang tadinya cuma Rp.2.000/US$ jadi lebih dari Rp.20.000/US$, harga kaos impor dan segala sesuatu yang berbau impor udah mulai gak terjangkau. Kaos-kaos dari jaman SMP & SMA pun udah mulai terasa gak nyaman, karena udah terlalu sering dipakai. Tapi mau beli kaos lokal rasanya gak ada yang cocok dengan gaya dan hasrat berpakaian ane. Disinilah mulai tercetus ide untuk membuat kaos sendiri supaya bisa cocok dengan style ane sendiri.

Ternyata bikin kaos sendiri gak semudah itu ya gan, mulai dari bagaimana caranya ngedesain sampe harus nyetak kaos dimana?

Ane mulai keliling Jakarta sampe ke Bandung, nyari kesana kemari, dimana yang bisa nyetak kaos hanya satuan? Ternyata, gak satupun tempat mau! Semuanya pasti ada minimal produksi, ada yang minimal 2 lusin sampe 5 lusin. Mau dikemanain sisanya, orang ane cuma mau buat satu desain satu kaos doang buat dipake sendiri, yah maksimal dua lah, satunya lagi buat cadangan 

Untungnya ane keinget kalau punya tetangga yang suka bikinin kaos buat kegiatan rt/rw, ane tanya-tanya aja dimana produksinya, berapa jumlah minimalnya, dan kulitasnya bisa lebih bagus gak dari yang biasa dia bikin. Singkat cerita, akhirnya cocok, mulai dari jumlah dan harga masuk, kualitas pun bisa disesuaikan dengan keinginan.

Tapi masalah belum selesai, ane kan sekolah jurusan ekonomi, bukan sekolah desaiiiiinnn, gimana cara mau ngegambar desain ??? Apalagi kalo harus pake software desain, orang selama ini komputer cuma dipake buat ngetik di Word sama chatting di mIRC #dancepool hahaha.

Untungnya, pertemanan ane gak sebatas itu-itu saja (cukup gaul lah *sombong dikit gan ), pas kebetulan ada teman yang cukup gape dalam mengoperasikan software desain seperti adobe photoshop dan corel draw. Dan pada suatu ketika teman ane lagi ada kerjaan desain, ane ikutan aja nginep di rumahnya dua hari dua malam sambil fokus ngeliatin dan belajar cara dia ngedesain sambil coba-coba praktek pas dia lagi istirahat. Jadilah ane seorang desainer dadakan dengan kemampuan minimalis buat pake program adobe photoshop dan corel draw.

Selama kurang lebih 3 bulan ane setiap hari terus ngulik kedua software desain itu, sambil terus latihan dan mencari referensi untuk desain kaos yang ane pengen. Kebetulan waktu itu ane lagi pengen banget kaos dengan gambar-gambar pop-art, yang memang masih jarang orang pakai. 

Di waktu yang hampir bersamaan, ane juga baru bikin band dan lagi aktif-aktifnya promosiin band ane dengan segala macam cara, termasuk keinginan yang tinggi untuk bisa punya kaos merchandise seperti band-band luar yang selama ini ane pakai kaosnya. Setelah ngobrol-ngobrol sama Arianamanager band ane yang juga kebetulan teman dari waktu SMA, akhirnya kita sepakat buat bikin clothing brand barengan sekalian bikinin kaos merchandise band ane itu. Berhubung kita berdua waktu itu masih anak kuliahan, modal yang kekumpul masing-masing cuma Rp.300.000,-.Ane selalu mikir, paling enak mulai bisnis itu pas masih kuliah, tinggal ngirit uang jajan dikumpulin buat modal, jadilah bisnis, kalopun gagal masih bisa pulang ke rumah!

Emang agak bingung awalnya mau pilih nama apa, kita mau nama yang simple, mudah diingat, dan tidak memiliki artian dalam bahasa manapun, jadi gak mungkin sama dengan yang lain di belahan dunia manapun. Munculah ide nama CROOZ, yang sebenarnya berasal dari kata Cruise (dibaca: kro͞oz), yang diartikan dengan terus berlayar tanpa batas, jadi analoginya diharapkan brand akan long lasting. Tapi kata CROOZ sendiri secara harfiah tidak mempunya arti, dan diharapkan akan menjadi sesuatu yang sangat berarti setelah digunakan sebagai brand kita.

Modal 300rb + Semangat tinggi = CROOZ

Ini logo dan label pertama yang digunakan Crooz dalam kaosnya



yang kemudian berkembang menjadi ini


Berhubung tadi ane bilang kalau ane desainer dadakan dengan kemampuan minimalis, jadilah katalog desain pertama Crooz pada tahun 2003 seperti dibawah ini. Memang tidak mewah dan spektakuler, tapi ane pada saat itu percaya kalau yang penting segera dimulai, dilakukan dan dikerjakan tanpa harus menunggu ini dan itu. Ane sangat percaya dengan semangat D.I.Y (Do It Yourself) yang maksudnya jangan bergantung sama orang lain untuk mengerjakan segala sesuatu, kayak misalnya ngedesain ya kalo gak bisa dipelajarin sampe bisa, kalau ada semangat dan keyakinan apapun pasti bisa dikerjakan kok.

Spoiler for "design lawas tahun 2003"







Dan ini kaos merchandise band ane hehe


Begitu selesai semua desain-desain ini, mulailah ke tahap produksi. Ane dulu inget banget hampir setiap hari nongkrongin Cipadu (pasar bahan di daerah perbatasan Tangerang) buat nungguin bahan-bahan bagus sisa export, karena di Cipadu inilah bahan dengan kualitas export dijual dengan harga miring karena biasanya bahan-bahan ini adalah barang lebihan produksi pabrik yang diorder dari buyer luar negeri. 

Enaknya tahun 2003 kayaknya belum ada clothingan yang main disana, beda banget sama sekarang ini, jadi dulu harganya murah banget, 1kg bahan kaos tuh cuma kena Rp25rb-30rb. Dari Cipadu, bahan ane bawa ke daerah Jelambar buat disablon, trus udah selesai sablon dibawa balik lagi di penjahit yang kebetulan di daerah Cipadu juga. Cipadu – Jelambar naik Vespa sprint tahun 76, bahan segembolan karung besar didudukin diantara pengemudi dengan stang vespanya, pokoknya kalau dibayangin perjuangan banget deh!

Jadi begini hitung-hitungannya dulu, harga 1kg bahan itu 30rb, satu kg itu bisa 4 dapet kaos, trus sablon per kaosnya kena 2.500, dan jahit sekitar 1.500 per kaos, ditambah printilan kayak woventag lable, pricetag dan packing plastik sekita 500. Jadi kalau ditotal, dulu modal 1 kaosnya itu sekitar Rp 12rb dan jualnya Rp60rbMantabh kaan!?

Memang pada awalnya lebih enak jualan hand-to-hand (dari teman ke teman), karena keuntungan pasti lebih maksimal dan bisa memutar modal lebih cepat, semua yang ane dan partner ane kenal pasti kita promoin dan minta supportnya buat beli produk kita, mulai dari sodara, temen kampus, temen tongkrongan, sampe dosen kalo bisa juga beli. Tanpa disangka-sangka, modal yang tadinya masing-masing cuma ngeluarin 300rb, selang 6 bulan sudah lebih dari 10 kali lipat. Dan pada saat itu, ane dan Ariana sama-sama komitmen kalau kita gak mau pake modal dan keuntungan kita sampai jumlah yang menurut kita sudah pantas kita nikmati hasilnya. Karena kita pikir, kenapa harus buru-buru pake uangnya, orang kita sama-sama masih dapet uang jajan waktu kuliah. 
Tapi semakin modal berputar, semakin banyak stock barang yang bisa diproduksi, akhirnya kita memutuskan untuk mulai titip jual (konsinyasi) di toko-toko baju, yang pada saat itu lagi nge-trend istilah Distro.

Distro pertama yang menerima produk Crooz waktu itu adalah LOCAL SHOP (distro yang ada di aula FSRD universitas Trisakti), gak lama dari itu Crooz juga diterima di Locker (daerah Hang Jebat, Jakarta) terus diCynical MD (Lamandau, Jakarta). Ketiga nama toko tadi itu legenda nya Jakarta, cikal bakal mulainya dunia per-clothingan di Jakarta! Trus kita juga mulai mencoba pasar di Bandung, alhamdulillah nya bisa nitip di 347 boardrider co. karena kebetulan Ariana sepupuan sama salah satu owner dari brand legendaris asal Bandung itu.

Ini beberapa desain lainnya di tahun 2003 yang jadi modal awal kita berputar dan berkembang sampai sekarang

Spoiler for check this out!




Spoiler for Dan ini band Punk Rock temen ane yang dibuatin merch nya juga jaman awal dulu



Setelah satu tahun berjalan dan memutar modal awal yang terbilang sangat kecil itu, kita memutuskan untuk maju selangkah lagi, kita harus buat toko sendiri! Karena dengan adanya toko, itu kayak pemanjat gunung yang menancapkan bendera di puncak tertingginyakayak kucing yang mencakar pohon untuk menandakan wilayahnya, sesuatu yang ane pikir sangat penting untuk suatu usaha memiliki suatu “home base” yaitu ya toko itu sendiri. Kalo jaman sekarang istilahnya Flagship Store kali ya..

Ini salah satu momentum terberat gan, Crooz baru berumur setahun, modal terkumpul baru sekitar Rp20jt plus beberapa stock barang, ane sama partner sama-sama masih kuliah. Tapi sekali lagi gan, yang penting yakin dan yakin, where there’s a will there’s a way, selama kita berusaha segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya! Dan akhirnya Ariana, partner ane, berhasil meyakinkan temannya untuk bergabung dengan kita,Tasya dan Rico, yang masing-masing nambahin modal Rp 3jt (waktu itu rasanya banyaaaakk banget gannn) berperan sebagai pemodal pasif, dan untuk urusan jaga dibantu sama sahabat ane yang udah kayak saudara, namanya Seto, dan sekarang juga menjadi salah satu owner Crooz.
Di tahun 2004, daerah idaman untuk sebuah toko itu disekitaran Lamandau- Barito situ, dengan PeDe nya ane coba mencari-cari dan nanya harga beberapa lokasi yang disewakan, mulai dari yang memang tempat usaha, sampe ke rumah dikontrakkan, bahkan mencoba mau hanya nyewa garasinya aja. Hasilnya nihil, bahkan dengan tambahan modal Tasya dan Rico tadi, gak satupun tempat disana bisa kita sewa. Masalahnya bukan cuma biaya sewa, tapi biaya renovasinya juga akan gede kan, plus nantinya jadi ada biaya operasional dan tetap harus produksi. Aaaaargh pokoknya waktu itu puyeng banget deh.

Setelah usaha untuk mencari tempat di lokasi idaman pupus, akhirnya kita mulai realistis dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang kita punya, dan mencoba meyakinkan diri kita sendiri kalau nanti brand kita besar, orang juga pasti akan ngejar dimanapun lokasi toko kita! Pokoknya yakin aja!

Alamat pertama yang ditulis sebagai alamat Crooz sebenarnya adalah rumah Ariana, di Jalan Soepomo-Tebet, yang tadinya kita pikir mau pake satu ruangan kecil di depan rumahnya buat jadi display room kecil2an aja, yang penting bisa nulis suatu alamat dikartu nama.

Tapi gak lama dari itu pas banget dapet info kalau saudara ada yang punya rumah cukup tua di daerah Durentiga, Jaksel, yang gak kepakai dan lumayan lama gak dihuni, tapi kebetulan letaknya dipinggir jalan raya, dan asiknya... lokasinya dekat dengan rumah ane hehe. Setelah coba diobrolkan, akhirnya kita bisa menyewa hanya sebagian kecil (Cuma ruang tamunya doang gan) dari rumah itu, dan sistem bayar sewanya pun boleh bulanan..... sangat sempurna!
Bener kan, where there’s a will there’s a way! Dan inilah cikal bakal Crooz Shophouse di tahun 2004 lokasi Durentiga #37 Jaksel, foto ini diambil beberapa bulan setelah toko buka. (Kalo agan pernah mampir ke durtig, sekarang ini yang posisinya dipake sama Circle-K)



Dulu ini masih ada pagar depannya gan, jadi tokonya agak tidak keliatan dari jalanan, kaca tokonya gelap karena asli dari bangunannya dan awalnya rumahnya kotooor banget. Memang terkadang kita harus bisa membayangkan segala sesuatunya dari pada saat masih rawatau mentah, atau belum ter-olah, nantinya kalau kita kasih sentuhan kita akan bisa berubah menjadi apa, dan disitulah seninya. Karena kalau segala sesuatunya maunya dari udah bagus, udah jadi, ya pasti mahal. Dan kalau mulainya udah mahal dan modal besar, biasanya semangatnya justru yang kecil!


Segera ane update lanjutnya ya gan....

Camera 360 Penyebab Cowok Ini Lompat Bunuh Diri Saat Ketemuan Dengan Cewek (Pacar Online)



Akibat Bertemu dengan Cewek alias Pacar Online yang menggunakan Camera 360 pria ini tewas lompat bunuh diri dari lantai 4 di Sebuah Mall.

Foto ini diambil oleh salah satu Warga yang menyaksikan acara yang sebenarnya. Itu adalah mayat dari Mark Anthony dan ada penjaga keamanan yang memastikan bahwa tidak ada yang akan menyentuh tubuh tersebut.

"Saya pikir Anda benar-benar cantik, tapi aku begitu bodoh karena saya percaya bahwa Anda benar-benar indah di foto-foto tetapi ternyata semua fotonya hanya disaring dan diedit." (Diterjemahkan)

Ini adalah apa yang dikatakan Mark Anthony Perez untuk pacar online-nya ketika ia sudah bertemu gadis itu di dalam mal 2 hari yang lalu.

Pacarnya (diminta untuk tidak mempublikasikan namanya) terkenal di Facebook dan Twitter karena gambar yang indah dan menakjubkan out-nya dan dia bertemu Mark Anthony (pacar jangka panjang/LDR) melalui online juga. Tetapi karena mereka berada dalam hubungan jarak jauh, mereka tidak bertemu untuk waktu yang lama tapi masih memutuskan untuk menjadi pecinta resmi. Dia selalu menggunakan Camera 360 dan Retrica untuk fotonya sehingga dia bisa terlihat menarik dan indah selalu dan untuk menipu banyak orang online. Dia berpikir bahwa itu adalah cara yang paling efektif untuk menarik orang dan menarik perhatian semua orang. Dan salah satu korban tersebut adalah Mark Anthony.

Setelah 4 bulan dari Long Distance Relationship (LDR), mereka akhirnya bertemu secara pribadi. Tetapi untuk itu terkejut, Mark Anthony telah sangat kecewa dan ngeri. Dia melihat wajah asli pacar online-nya dan benar-benar terkejut (dalam cara yang buruk) bahkan dia penuh make-up. Setelah kejadian itu, ia menangis dan kehilangan kendali nya mental dan melompat di lantai 4 mal segera ketika mereka terpisah.

Mark Anthony sudah mati di tempat ketika ambulans datang. Dia menerima luka berat seperti patah tulang (spinal cord khusus) dan kerusakan pada organ-organ vitalnya terutama pada paru-paru dan otaknya. Bahkan para dokter diharapkan bahwa hal itu akan menyebabkan banyak untuk tubuh Mark Anthony dan bahwa mereka tidak bisa diselamatkan karena dia mendarat kokoh di lantai 1.

Banyak saksi melihat bahwa saat tragis bagi orang miskin. Penyelidikan polisi telah sudah ditutup dan acara ini tujuan bunuh diri 100% karena mereka mewawancarai orang-orang.

Perbedaan Inline Skate dan Rollerblade (Sepatu Roda)




Sepatu roda (Inline Skate) dan roller blades adalah kedua jenis sepatu atletik yang memungkinkan pengguna untuk berseluncur di atas roda . Mereka berbeda dalam pengaturan roda mereka . Roller skate memanfaatkan empat penjuru roda di bagian bawah skate , seperti roda pada sebuah mobil . Roda Roller blade yang selaras pada tengah kaki , dari tumit ke jari kaki , dalam garis lurus dari tiga , empat atau lima roda .

Sepatu Roda

Keberpihakan roda yang berbeda menawarkan kemungkinan yang berbeda dan gaya yang berbeda dari skating . Keempat roda pada sepatu roda berada dalam posisi untuk stabilitas terbaik dan keseimbangan . Mereka adalah roda tebal berbentuk seperti ban mobil , sementara roller blades , juga disebut in-line skate , memiliki roda diarahkan untuk kecepatan . Desain lurus dari in-line skate juga memungkinkan untuk balik cepat . Desain mereka dimaksudkan untuk meniru ice skating , dan desain kurang stabil dengan lebih tinggi , roda tipis biasanya menghasilkan cedera lagi.

Inline Skate

Perbedaan lain dalam sepatu roda dan roller blades adalah sumbat . Sumbat Roller skate bulat dan diposisikan di bagian depan sepatu , di jari kaki. Sumbat ini memerlukan skaters untuk meningkatkan tumit mereka dan ujung jari-jari kaki mereka ke depan untuk berhenti . Sumbat Roller blade adalah persegi panjang dan umumnya diposisikan di bagian belakang skate , dekat tumit . 
Untuk berhenti pada roller blades , pemakainya hanya harus melakukan kebalikan dari sepatu roda : angkat jari kaki dan tumit miring ke dalam tanah sampai stopper memenuhi permukaan lantai atau tanah .
Sepatu roda dan roller blades , sementara berbagi garis keturunan umum , memiliki sejarah yang berbeda . Roller skate yang sangat populer dengan anak-anak di tahun 1970-an , dan fenomena budaya di daerah alternatif seperti rinks roller dan derby rol untuk lebih ekstrim . Roller skate pertama kali dipatenkan pada tahun 1760 di Eropa , dan bentuk saat ini pertama kali dirancang tahun 1863 . Kedua jenis , meskipun, yang disetujui oleh American Heart Association sebagai alat latihan aerobik yang baik .

Rollerblade

Roller pisau , atau in-line skate , pertama kali dikembangkan dari desain sepatu roda pada 1980-an , sebagai metode pelatihan pengganti ice skating . Mereka menjadi populer pada 1980-an dan 1990-an dengan pemasaran merek Rollerblade inline skate . Roller pisau telah membantu untuk meningkatkan popularitas roller hockey , skating slalom gaya bebas , dan speed skating .

Meskipun dalam keluarga yang sama , kedua jenis sepatu memiliki satu perbedaan utama . Perbedaan tersebut adalah dalam bentuk roda dan desain . Dan perbedaan desain , quad atau in-line , mantra perbedaan antara kecepatan dan stabilitas . 

Sumber : http://www.wisegeek.org/what-is-the-difference-between-roller-skates-and-roller-blades.htm

Kutipan Hikmah Film You Are The Apple Of My Eye (YATAOME)



YOU ARE THE APPLE OF MY EYE

FILM INI MENGAJARKAN...

BIARPUN LO UDAH KETEMU TIAP HARI
BIARPUN LO UDAH BELAJAR BARENG SAMPE MALAM
TERUS NILAI LO JADI BAGUS
BIARPUN LO UDAH DEKET BANGET
DAN RELA NGELAKUIN HAL BODOH DEMI BUAT DIA TERSENYUM
DAN DIA NGUCAPIN SALAM BUAT LO DI HARI PERPISAHAN SEKOLAH
BIARPUN LO UDAH KOMITMEN SEBELUM LDR
BIARPUN LO UDAH BERANTEM DI DEPAN DIA DEMI NUNJUKIN SISI TERBAIK LO
DAN BIARPUN WAKTU LDR LO NATAP BULAN YANG SAMA DI LANGIT
TAPI TAK SELAMANYA IMPIAN SEJALAN DENGAN REALITA
DENGAN SEMUA USAHA KERAS TERNYATA LO HARUS PISAH
DAN SEKARANG DIA DIBAHAGIAKAN OLEH PRIA LAIN
DAN BIARPUN SEMUA ITU TERJADI SAMA LO. 
LO TETEP BISA SENYUM DAN MENDOAKAN YANG "TERBAIK" UNTUKNYA 

Nokia dibeli Microsoft $7,5 Miliar




Kabar mengejutkan datang dari Nokia. Perusahaan Produsen Telepon Genggam Terbesar di Dunia.Kabarnya yaitu Nokia resmi dibeli Microsoft seharga 7,5 Miliar Dollar Amerika Serikat (AS) pada hari Jum'at 25 April 2014. Proses pengakuisisi pertama kali terdengar pada bulan september 2014 dan akan dilaksanakan awal tahun 2014 namun tertunda dikarenakan masalah regulasi.




Diakuisisi Nokia Menghentikan Proses Produksinya, Seluruh pegawainya dialihkan menjadi Pegawai Microsoft. Nokia mempunyai Sekitar 25.000 Pegawai di Dunia.

"Hari ini kami menyambut bisnis perangkat keras dan layanan Nokia ke Keluarga kami. Kemampuan mobile dan aset yang mereka bawa akan melanjutkan transformasi kami," ujar CEO Microsoft Satya Nadella yang dikutip oleh BBC.


Microsoft berniat untuk mengganti nama 2 unit bisnis Nokia menjadi Microsoft Mobile Oy."Oy" merupakan kata dalam bahasa Finlandia (Osakeyhtiö) yang merujuk pada sebuah perusahaan yang sahamnya tidak dimiliki publik, seperti "Ltd" alias "Limited" dalam Bahasa Inggris.
 Nokia sudah mendominasi pasar dunia lebih dari 10 Tahun. 

Microsoft sendiri menyambut gembira hal ini. 

"Hari ini kita menyambut Nokia perangkat dan layanan bisnis untuk keluarga kami," ucap kepala eksekutif Microsoft Satya Nadella. "Kemampuan mobile dan aset yang mereka bawa akan memajukan transformasi."
Masih belum diketahui apakah Microsoft akan tetap mempertahankan brand Nokia dan Lumia pada ponsel yang diproduksi setelah proses akuisisi. Pihak Microsoft mengatakan bahwa  keputusan soal itu akan dibuat di kemudian hari.

Nokia sendiri akan melanjutkan hidup sebagai perusahaan yang berkonsentrasi di tiga area bisnis: insfrastruktur networking (NSN), layanan peta (HERE maps) serta Advanced Technologies (pengembangan dan lisensi teknologi).

Jadi pabrikan besar

The Verge mencatat bahwa Microsoft turut memboyong karyawan Nokia sebanyak 25.000 orang, lebih sedikit dari angka 32.000 yang dicanangkan sebelumnya.

Produsen Windows itu sekaligus menjelma jadi raksasa pabrikan ponsel (melalui unit bisnis Nokia yang dibeli) dengan angka pengkapalan tahunan mencapai lebih dari 250 jutahandset, terbanyak kedua setelah Samsung.

Dari jumlah tersebut, hanya 30 juta ponsel yang berbasis Windows Phone (Lumia) bikinan Microsoft. Sisanya merupakan feature phone seri Asha dan Android Nokia X. Microsoft kini harus memikirkan manajemen semua perangkat yang tidak menjalankan Windows Phone itu.

Di sisi lain, pembelian Microsoft atas Nokia membuat perusahaan tersebut berubah menjadi pabrikan hardware paling dominan di ranah bisnis handset Windows Phone, platform yang dibuatnya sendiri. 


ini prestasi nokia dalam pemasarannya.
Lini seri smartphone Lumia milik Nokia sejauh ini menguasai 90 persen pangsa pasarhandset Windows Phone. Microsoft pun ditempatkan dalam posisi yang canggung, di mana perusahaan tersebut tengah berusaha memperluas adopsi Windows Phone di kalangan produsen ponsel lain, namun kini juga sekaligus bersaing langsung dengan mereka.


kabar mengejutkan ini membuat shock penulis yang akan membeli Nokia 625 di Waktu dekat ini.
Sekian Artikel Berita Mengejutkan tentang Nokia Yang dibeli Microsoft, Semoga Bermanfaat


Penyebab Website Menggunakan Bahasa Inggris



Pasti diantara kalian sering bertanya-tanya mengapa hampir seluruh website menggunakan bahasa inggris. inilah Jawaban Pertanyaan "Apa Penyebab Website Menggunakan Bahasa Inggris".

Untuk banyak bisnis menarik yang berkembang tapi melangkah dengan penuh kekhawatiran atas biaya dan hal yang tidak diketahui . Itu semua terlalu sering terjadi di bisnis mereka sendiri dalam situasi catch- 22 ; ROI lokalisasi adalah tidak diketahui , namun akan tetap tidak diketahui kecuali Anda mengambil batu lompatan .



Tapi bagaimana jika ada cara yang lebih mudah ? Apakah Anda tahu bahwa Anda dapat memulai rencana ekspansi Anda dengan menargetkan penutur bahasa Inggris di seluruh dunia ? Daripada khawatir tentang memproduksi konten dalam bahasa yang Anda tidak dapat memproduksi atau mengoreksi diri sendiri, ada potensi " buah tergantung rendah" yang dapat kickstart rencana ekspansi Anda tanpa sakit kepala .

Jadi Anda telah Dikatakan Ekspor ...
Sejak resesi , bisnis telah berulang kali mengatakan bahwa jalan menuju pemulihan adalah untuk ekspor , bisnis melokalisasi penawaran produk mereka dan mengirimkannya ke dunia yang lebih luas . Tapi ada pesan yang telah undersold , yang adalah bahwa Anda tidak perlu melokalisasi situs web Anda ke 5 , 10 , atau 20 + bahasa asing untuk memanfaatkan pertumbuhan ini .

Hal-hal yang perlu mempertimbangkan ( tapi mungkin bahkan belum mulai memikirkan ) adalah :


  • Platform web Anda - ( Bisakah mendukung konten lokal ? )
  • Apakah sistem dan teknologi yang terintegrasi cukup - ( Dapatkah Anda menangani transaksi dalam mata uang alternatif ? )
  • Apakah operasi Anda saat ini scalable - ( Dapatkah Anda memenuhi kebutuhan pasar lain ? )

Dari Mana Memulainya ?
Seperti halnya proyek baru akan selalu ada unsur-unsur yang Anda bahkan tidak pernah dipertimbangkan, tetapi Anda tidak sendirian , bantuan sudah dekat .

Konversi harga Anda ke dalam Dolar AS atau Australia , Euro atau Pound Sterling mungkin tampak cukup mudah . Tetapi jika Anda ingin benar-benar memaksimalkan konversi untuk pelanggan ini Anda perlu mempertimbangkan bahwa nada dan seluk-beluk dalam ejaan yang benar dalam bahasa target yang Anda pilih .

Implementasi ini juga akan membantu Anda untuk mengidentifikasi modifikasi yang diperlukan untuk teknologi Anda untuk mengatasi ekspansi internasional Anda tanpa kebingungan berurusan dengan copy on- halaman yang Anda tidak mengerti .

metodologi
Program gratis seperti Google Analytics menyediakan perusahaan Anda dengan akses ke tingkat yang sangat besar data pada kinerja website , namun tantangannya adalah mengetahui apa yang harus dilakukan dengan informasi sebelum Anda .

Description : analisis map.png

Masih ada sejumlah besar dari bisnis yang berjuang untuk memahami bagaimana menganalisis informasi yang mereka miliki atau tidak memiliki pelacakan di situs mereka - yang berarti bahwa mereka segera cacat dalam memahami seberapa efektif situs web mereka dapat.

Tidak peduli apa bahasa website Anda , Anda akan menemukan bahwa umumnya Anda menarik lalu lintas dari lalu lintas di seluruh dunia , meskipun pada tingkat lebih rendah daripada negara-negara yang merupakan target utama mereka yaitu Amerika Serikat, Inggris , Australia , Irlandia .

Bahkan tanpa melacak lalu lintas situs Anda, Anda mungkin sudah tahu di mana semua pelanggan Anda mengkonversi berasal dari karena rincian yang Anda kumpulkan dari mereka ketika mereka menyelesaikan panggilan untuk bertindak . Tapi berapa banyak konversi yang akan Anda peroleh jika situs Anda disesuaikan dengan harapan pelanggan ?

melokalisir Bisnis
Ini didokumentasikan dengan baik bahwa pengunjung yang jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menyelesaikan proses penjualan jika mereka tidak memahami informasi sebelum mereka - sedikit tidak punya otak ! Tapi berapa banyak orang yang dimatikan oleh gagasan bahwa pembelian mereka telah mendapat menyeberangi Atlantik atau Samudera Pasifik ? Dalam dunia di mana orang mengharapkan pengiriman hari berikutnya atau yang sama , ini pasti bisa menjadi faktor.

Bagaimana jika Anda adalah untuk menciptakan ilusi bahwa bisnis Anda di negara yang sama bahwa pembelian sedang dibuat ? OK , jika pembeli cukup cerdas , mereka akan dapat mengetahui bahwa bisnis Anda didasarkan tempat lain , namun sebagian besar pengunjung mungkin tidak akan menggali bahwa jauh , dan bahkan jika mereka lakukan , siapa bilang mereka tidak akan membeli produk Anda terlepas karena Anda telah pergi mil ekstra untuk menyajikan informasi kepada mereka dalam bahasa Inggris biasa mereka ?

Poin Untuk Dipertimbangkan
Berikut adalah beberapa hal untuk melihat ke dalam :

1 . Mendapatkan Produk Ada
Jadi , bagaimana Anda menang atas sebagai pengunjung sebanyak mungkin ? Pertama , pastikan Anda dapat memberikan ! Mengidentifikasi bagaimana mudahnya akan mendapatkan produk Anda ke negara itu . Apakah ada daerah yang mungkin menyebabkan masalah mis mereka terpencil , ada isu-isu politik , biaya pengiriman outweighing nilai produk, dll ( Untuk bisnis Inggris yang UKTI menawarkan checklist bisnis yang besar atau bagi AS Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat juga memiliki banyak informasi . )

2 . Ketersediaan Of Produk
Apakah semua produk akan tersedia untuk semua negara ? Misalnya dalam kasus situs farmasi atau gizi , mungkin ada bahan dalam beberapa produk yang dilarang di negara-negara lain . Jika demikian , Anda perlu mengembangkan jaminan menghilangkan produk tersebut untuk menghindari menyebabkan kekecewaan pelanggan .

3 . Sebuah Situs Lokal
Format informasi situs Anda sehingga terlihat lokal . Ini melibatkan informasi mata uang, nomor telepon , bahkan domain lokal dan alamat email . Ada rincian yang jelas seperti perbedaan ejaan dan penggunaan bahasa ; misalnya di Inggris sesuatu yang disesuaikan dapat disebut sebagai dipesan lebih dahulu , sedangkan ini bukan istilah yang orang di AS akan pernah menggunakan .

Juga pastikan harga Anda kompetitif , dengan memperhitungkan biaya pengiriman ; Anda tidak ingin semua kerja keras Anda untuk pergi ke limbah hanya karena keluar dari pasar Anda harga diri sendiri ketika Anda bisa dengan mudah dihindari melakukannya .

4 . Bea Dalam Membuat Dijual
Terakhir, berpikir tentang perjalanan pengguna; ini mungkin tidak seperti deal breaker sebagai titik sebelumnya , tapi itu layak dipertimbangkan . Hanya karena kedua negara secara luas berbicara bahasa yang sama tidak berarti bahwa ideologi budaya mereka adalah sama .

Beberapa pembeli yang terhibur oleh testimonial pelanggan yang ditampilkan di seluruh siklus pembelian ; yang lain lebih memilih proses checkout untuk menjadi bersih dan sesederhana mungkin .

Dan jika Anda menggunakan testimonial pelanggan , gunakan pelanggan yang relevan dengan daerah-daerah . Jika semua testimonial Anda dari orang-orang di Australia ini mungkin tidak menginspirasi pembeli di Inggris , atau sebaliknya .

Masa Depan Dan Beyond
Siklus pembelian tidak berakhir setelah barang dibeli dan dibayar ; produk Anda mungkin memerlukan pembelian berulang , dan jika tidak , Anda mungkin ingin testimonial dari pelanggan itu untuk menyebarkan berita tentang pengalaman mereka fantastis .

Oleh karena itu penting untuk mempertimbangkan perawatan purna jual Anda . Apakah Anda perlu perwakilan layanan pelanggan akan tersedia pada rentang yang lebih beragam zona waktu ? Apakah Anda perlu untuk melokalisasi konten Anda otomatis email , faktur atau tanda terima ?

Ini hal-hal kecil yang bisa membuat perbedaan besar .

Ini adalah posting disumbangkan oleh Emma Bertouche , Kepala Digital Marketing untuk Kapita Translation and Interpreting . Kapita TI memiliki berbagai pelanggan lokalisasi situs , termasuk MyProtein . Anda dapat menghubungi mereka di Twitter atau Linkedin .

sumber : http://www.hongkiat.com/blog/localizing-your-website/

Cara Mengatasi Instagram Rate Limit Exceeded

Kebanyakan dari kita akan kesal dengan Instagram " Tingkat Melebihi Batas" ("Rate Limit Exceeded”) Kesalahan selama beberapa hari terakhir, setelah menyimak banyak situs , saya telah mendapat beberapa alasan yang mungkin ,




Biasanya pesan tentang Rate Limit berarti bahwa Anda membuat terlalu banyak permintaan ke aplikasi Instagram .

Permintaan mungkin sesuatu seperti posting foto , komentar , Ikuti , atau menandai sesuatu sebagai favorit .

Pembatasan (Rate Limit)  umumnya dimaksudkan untuk mencegah sistem otomatis dari posting sekelompok spam, atau mencoba untuk membanjiri server mereka .

Mungkin beberapa pembatasan telah dibawa ke Instagram API mengenai jumlah hits per jam .

Pada akan melalui beberapa set forum / posting , ada tulisan yang menyatakan tingkat batas (rate limit) adalah


 60 Follow per jam , dan 150 likes atau sesuatu

dan beberapa forum menyatakan


5000 hit -nya per jam .

di atas mengutip diperkirakan melalui analisis mereka , juga alasan untuk kesalahan ini tidak didokumentasikan atau ditandai dalam situs Instagram Dukungan .

Saya akan terus mengupdate posting setelah ada update lagi .

Update 1 :

Saya mencoba menghitung -orang seperti saya sampai saya tekan " Tingkat Melebihi Batas (Rate Limit Excedeed) " Kesalahan , Itu datang sekitar 100-150 Foto , dan saya menunggu selama 5 menit dan mencoba untuk menyukai lagi maka kesalahan berbunyi sampai saya mencapai beberapa 50 sampai 60 pics, dari analisis saya kira Instagram yang memungkinkan seperti 100-200 foto Per Jam .. dan untuk Mengikuti 60 nya - 100 ...

Update 2 :

pada perangkat android kesalahan tidak muncul , melainkan memutar kembali seperti berikut atau yang terjadi setelah Limit Melebihi ..

Update 3 :

jika Anda log out , dan setelah ketika Anda mencoba untuk login jika Anda mendapatkan " Tingkat Melebihi Batas " Kesalahan , maka Anda dapat mencoba untuk me-reset password Anda dengan tombol lupa password, atau mencoba menginstal ulang aplikasi atau menulis ke instagram di sini : http :/ / help.instagram.com /

Link ini akan memberitahu Anda mengatur ulang kata sandi Anda instagram ,

Update 4 :

Lihat di bawah bagian komentar mengenai info lebih lanjut diposting oleh pengguna ;

Update 5 :

Bagi mereka yang mendapatkan kesalahan ini ketika log in ,

Mencabut akses aplikasi pihak ketiga yang telah Anda diperbolehkan dengan login ke Instagram Site dan dengan mengklik ke Manage Applications Tab ,




Update 6 :

Salah satu pembaca , Essa Alfan telah berbagi untuk memperbaiki masalah di atas , Terima kasih banyak untuk berbagi Essa memperbaiki , saya telah berbagi di sini dari bagian komentar ,

FIX :
Ini bekerja untuk saya , berharap ini bekerja untukmu juga guys .
-------------------
Aktifkan wifi > terhubung ke wifi setiap > tanda di instagram > menonaktifkan wifi dan tidak log out lagi .
Source ( s ) :
Batas tingkat ditakuti
( menggunakan alamat MAC yang berbeda )

_______________________________________________________________________

Catatan : Saya telah menyediakan solusi yang hanya berdasarkan pengalaman / langkah-langkah dari pengguna lain / pengembang berhasil mendapatkan error off . jika masih Anda menghadapi kesalahan lebih baik menulis ke http://help.instagram.com/


Link Sumber:

http://imranakbar.wordpress.com/2012/09/13/rate-limit-exceeded-instagram-error/

https://groups.google.com/forum/?fromgroups=#!topic/instagram-api-developers/AXy39iOqkPw

https://groups.google.com/forum/?fromgroups=#!topic/instagram-api-developers/MjUPT9-EfqA

http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20111223142019AAk0iVB


https://groups.google.com/forum/?fromgroups=#!topic/instagram-api-developers/Ib0tcByTdaw